Salah satu bek andalan Liverpool, Trent Alexander-Arnold mengaku tidak keberatan diturunkan sebagai gelandang. Selama bisa membantu tim, ia rela bermain di posisi manapun.

Pemuda 21 tahun tersebut dianggap sebagai salah satu bek kanan terbaik di Premier League. Trent merupakan acaman bagi tim manapun, dia baik dalam hal serangan maupun bertahan.

Sudah terbukti, di musim lalu saja ia mencatatkan 12 assist, rekor tertinggi oleh seroang bek dalam satu musim. Kini performa apiknya semakin berlanjut, dia sudah menyumbangkan dua assist dan satu gol musim ini.

Tidak hanya itu, Trent juga merupakan pemain serba bisa. Hal ini membuat Jurgen Klopp semakin puas dengan performanya.

Karir Trent layak di contoh oleh para pemain muda di Inggris. Ia berjuang keras untuk menjawab kepercayaan pelatih ketika mendapatkan kesempatan bermain. Saat ini dia bermain sebagai bek kanan juga karena instruksi pelatih.

"Jelas yang pertama dan terutama, saya adalah seorang bek. Lalu saya berusaha membantu tim menciptakan peluang," ujar Trent.

"Sekarang manajer memutuskan saya sebagai bek kanan. Disitulah saya bermain. Saya tidka benar-benar memusingkan posisi di lapangan, saya hanya ingin bermain sepakbola."

"Jika manajer memutuskan untuk menurunkan saya di lini tengah atau sebagai bek tengah, atau sebagai penyerang, disanalah saya akan bermain," lanjutnya.

Lebih lanjut, Trent mengaku merasa berhutang segalanya terhadap Jurgen Klopp untuk kemajuan karirnya. Baginya Klopp adalah pelatih sempurna untuk memaksimalkan potensi pemain muda seperti dirinya.

"Jelas, tanpa Klopp siapa tahu apa yang bisa terjadi? Dialah yang memberikan banyak kesempatan kepada saya, lebih dari yang saya bisa saya minta," lanjut Trent.

"Dia sangat mempercayai dan begitu yakin kepada saya priadi dan saya beru saja mebayarnya di setiap kesempatan."

"Saya sangat berterima kasih dan semoga akan ada empat tahun kesuksesan kedepan," tutup Arnold.